BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank <p><strong>BOWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan</strong> adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan hasil penelitian, kajian analisis dan aplikasi di bidang : Struktur Bangunan, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, Hidrologi, Transportasi, dan Informatika Teknik Sipil, serta di bidang lingkungan.</p> Universitas Widyagama Malang en-US BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2807-5889 STUDI NORMALISASI SUNGAI LUSI KABUPATEN GROBOGAN PROVINSI JAWA TENGAH https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/438 <p>Sungai sebagai sumber air vital, mengalir dari hulu ke hilir, membawa air dan sedimentasi. Tingginya laju sedimentasi di Sungai Lusi disebabkan oleh kerusakan daerah tangkapan air dan kurangnya konservasi tanah dalam pengelolaan lahan. Akibatnya, kapasitas dan umur waduk menurun, sehingga mengurangi fungsi dan manfaat sungai. Oleh karena itu, melihat urgensi masalah ini, studi ini dirancang untuk merencanakan pembangunan check dam di Sungai Lusi. Tujuan utama check dam adalah untuk mengendalikan sedimentasi, mencegah banjir, dan mengurangi degradasi sungai. Metode yang digunakan dalam studi ini melibatkan pengumpulan data primer melalui survei lapangan, serta data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisa dilakukan dalam tiga tahapan utama: hidraulika, stabilitas, dan normalisasi, dengan bantuan software HEC-RAS. Hasil perhitungan menunjukkan desain check dam yang optimal dengan tinggi main dam sekitar 1,2 m, lebar dasar pelimpah 15 m, tinggi pelimpah 5,5 m, kedalaman pondasi utama 1,5 m, tinggi limpasan di atas pelimpah 4,3 m, dan tinggi jagaan 1,2 m. Desain ini menjamin stabilitas bangunan, baik dalam kondisi normal maupun saat banjir.</p> Nurul Huda Firizqi Riman Agus Tugas Sudjianto Copyright (c) 2024 BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2023-10-23 2023-10-23 3 2 1 13 ANALISA PERHITUNGAN ANGGARAN BIAYA DENGAN METODE AHSP PUPR, KAB. BANGLI 2022, SNI 2021 DAN DOKUMEN KONTRAK PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUN LANTAI TIGA TIPE 24 https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/420 <p>Rencana anggaran belanja (RAB), yang meliputi bagian dari perencanaan penyusunan anggaran. Untuk mencapai profitabilitas pengembangan konstruksi gedung, perlu dilakukan analisis rencana anggaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan anggaran pembangunan Rusun tipe 24 lantai 3 dengan menggunakan metode AHSP PUPR Kab, Bangli 2022, SNI 2021 dan dokumen kontrak. Untuk mengetahui perbandingan persentase dan perkiraan anggaran mana yang lebih ekonomis, diperlukan data dengan referensi proyek langsung. Cara mengetahui perbedaan metode AHSP PUPR KAB. Bangli, SNI 2021 dan dokumen kontrak dirancang untuk menganalisis faktor tenaga kerja dan material dari ketiga metode tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan estimasi anggaran biaya AHSP dengan metode PUPR, Kab. Bangli 2022 dan dokumen kontrak: Rp51.668.931,40,- Persen 3% Selisih perkiraan anggaran metode SNI 2021 dengan dokumen kontrak adalah: Rp111.967.329,50,- Selisih 7% Anggaran Biaya Metode AHSP-PUPR Kab. Bangli 2022 dan SNI 2021 sebagai berikut: Rp60.028.398,10,- Persen 4% Metode AHSP PUPR digunakan pada hasil perhitungan evaluasi Kab. Bangli 2022, Rp1.656.041.113,92, - 2021 Hasil perhitungan penilaian yang dilakukan, dengan menggunakan Rp- dan dokumen kontrak Rp1.707.710.045,32,- Terlihat metode yang lebih efektif adalah SNI 2021.</p> Ferdiawan Listianto Ferdiawan Listianto Dafid Irawan Muhammad Cakrawala Copyright (c) 2024 BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2023-10-23 2023-10-23 3 2 14 25 ANALISIS RISIKO KELONGSORAN PADA JALAN NASIONAL JEMBER – BANYUWANGI PROVINSI JAWA TIMUR https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/452 <p>Tanah Longsor mempengaruhi stabilitas badan jalan di daerah rawan longsor yang mengakibatkan terputusnya badan jalan secara tiba-tiba sehingga menghambat mobilisasi operasional dan pelayanan transportasi menjadi lumpuh. Kondisi jalan Nasional ruas jalan Jember dan Banyuwangi merupakan jalan dengan medan bukit sehingga berisiko tinggi terhadap bencana alam seperti longsor dan reruntuhan tebing. Penyelidikan, analisis dan perencanaan teknis yang matang dan tepat guna menghasilkan metode penanganan longsoran yang optimal, efisien dan berwawasan lingkungan sehingga dapat diaplikasikan sebagai penanggulangan longsoran yang bersifat permanen di lapangan. Penelitian ini membahas seberapa besar ancaman kerentanan tanah longsor, tingkat risiko kelongsoran dan teknik penanganan kelongsoran pada ruas jalan Nasional Jember – Banyuwangi. Tingkat risiko terjadinya kelongsoran pada jalan Nasional Jember - Banyuwangi dari hasil analisis adalah risiko menengah. Hasil tingkat risiko menengah terhadap kelongsoran terdapat pada km 232+000 – 232+050, km 233+000 – 233+050, km 233+500 – 233+550, km 234+000 – 234+050, km 234+850 – 234+900. Tingkat risiko longsoran pada ruas jalan Nasional Jember - Banyuwangi sangat bervariatif, ada yang berisiko sedang, berisiko menengah, berisiko tinggi hingga berisiko sangat tinggi. Teknik penanganan longsoran pada ruas jalan Nasional Jember - Banyuwangi untuk lebih efektif dan efisien karena kondisi dan nilai risiko kelongsorannya berbeda maka akan lebih baik dilakukan penanganan sesuai dengan tingkat risiko longsoran pada masing - masing lokasi.</p> Cindera Adi Utama Agus Tugas Sudjianto Candra Aditya Copyright (c) 2024 BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2023-10-23 2023-10-23 3 2 26 33 ANALISIS PERBANDINGAN NILAI KONTRAK LUMPSUM DAN UNIT PRICE ITEM PEKERJAAN MEP DENGAN METODE AHP https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/446 <p>Kontrak menjabarkan bentuk kerjasama, baik dalam hal teknik, komersial, maupun dari segi hukum dengan poin-poin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yaitu pemilik dengan konraktor. Sehingga kedua belah pihak harus mencermati pasal-pasal yang ada dalam kontrak guna menghindari risiko yang timbulkan dari kontrak yang telah disepakati. Setiap usaha jasa kontruksi akan selalu muncul risiko kerugian dari segi nilai jenis kontrak antara nilai kontrak lumpsum dan unit price maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui jenis kontrak mana yang lebih menguntungkan untuk pekerjaan konstruksi retail (<em>mall</em>) khusunya dibidang <em>Mechanical Electrical Plumbing</em> (<em>MEP</em>) dan untuk mengetahui permasalahan yang dominan dari dua jenis kontrak mana yang memiliki resiko dari segi pembengkakan biaya serta waktu untuk pekerjaan. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder dimana data primer berupa menyebarkan 40 kuesioner sedangkan data sekunder berupa data proyek kemudian dari kedua data tersebut dianalisis perhitungan menggunakan bantuan <em>Microsoft Excel </em>dengan metode perhitungan <em>Analytic Hierarchy Procces (AHP)</em>. Berdasarkan dari item pekerjan <em>MEP</em> jenis kontrak yang sesuai ialah jenis kontrak lumpsum dimana yang mampu menghasilkan keuntungan dengan presentasi sebesar 60%. Kemudian hasil analisis metode <em>AHP</em>, kontrak lumpsum memiliki risiko pembengkakan biaya (<em>cost</em>) yang lebih tinggi dengan bobot 55% : 45%.</p> Rizka Sudarmanto Dafid Irawan Abdul Halim Copyright (c) 2024 BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2023-10-23 2023-10-23 3 2 34 43 ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS (ANDALALIN) PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR UTARA KOTA PASURUAN https://jurnal.widyagama.ac.id/index.php/bouwplank/article/view/443 <p>Dengan bertambahnya perkembangan ekonomi dan pertumbuhan di suatu wilayah berdampak pada mobilitas yang semakin tinggi, sehingga diperlukan Pembangunan Jalan Lingkar Utara Kota Pasuruan. Pembangunan ini akan menimbulkan dampak terhadap kelancaran lalu lintas di sekitar kawasan tersebut, dan perlu dilakukan studi andalalin terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas dan simpang yang terdampak di sekitar lokasi pembangunan saat beroperasi dan setelah 5 tahun beroperasi. Pengumpulan data menggunakan metode survei lalu lintas kendaraan pada tahun 2022. Metode analisis data menggunakan manual desain perkerasan jalan tahun 2017. Berdasar hasil analisis, terdapat beberapa simpang yang mengalami penurunan tingkat pelayanan dan berada di bawah standar pelayanan minimum setelah diproyeksikan dengan kondisi eksisting tahun 2022. Simpang yang memiliki nilai LoS paling besar yaitu pada Simpang 3 Karangketug dan Blandongan dengan besaran nilai C dan tundaan paling tinggi 18,12 det/smp. Dengan menurunnya tingkat pelayanan jalan pada kedua simpang tersebut diperlukan penanganan untuk mempertahankan kinerjanya.</p> Yuniar Adeline Noor Aisyah Aji Suraji Abdul Halim Copyright (c) 2024 BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan 2023-10-23 2023-10-23 3 2 44 52