Proses Review

Jurnal Teknologi Pangan dan Produk Pertanian (JTePP)  melaksanakan standar peer review untuk meningkatkan kualitas publikasi dan efektivitas proses review. Standar peer review dievaluasi setiap saat untuk menemukan hasil terbaik untuk publikasi artikel, dan proses editorial dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab.

JTePP sangat memperhatikan pertimbangan dalam proses peer review, termasuk

  • Proses peer review merupakan kontribusi berharga untuk meningkatkan kualitas artikel bagi penulis, dan juga memberikan wawasan, nasehat dan bimbingan kepada Redaksi untuk membantu dalam pengambilan keputusan tentang publikasi artikel.
  • Peer review dapat menyumbangkan pengalamannya untuk memberikan review kritis terhadap manuskrip tentang kebaruan, referensi utama, dan roadmap penelitian.
  • Peer review merupakan bagian dari proses komunikasi akademik antara redaksi, reviewer dan penulis, untuk saling peduli, kasih sayang dan membina pengembangan ilmu pengetahuan, menghasilkan konsep kebijakan pembangunan dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan dan peradaban.

Semua manuskrip yang diterbitkan di JTePP menjalani peer review penuh, melalui tahapan di bawah ini:

  1. Semua naskah yang masuk dievaluasi oleh redaksi terkait dengan proses administrasi dan kesesuaiannya dengan pedoman penulis yang sesuai dengan ruang lingkup dan substansi naskah. Anggota dewan editorial memberikan wawasan dan saran kepada Ketua redaksi untuk memilih dan menugaskan reviewer yang memenuhi syarat.
  2. Semua manuskrip akan sepenuhnya ditinjau oleh setidaknya dua reviewer yang berkualifikasi. Selain itu, editor akan memiliki pilihan untuk mencari review tambahan bila diperlukan tergantung pada kondisi dan substansi manuskrip. Reviewer melakukan proses review berdasarkan alasan ilmiah (menggunakan formulir evaluasi) untuk meneliti substansi naskah, kebaruan, orisinalitas, metode, dan temuan penelitian.
  3. Semua proses berada dalam tinjauan sejawat double-blind dan dikelola oleh editor di OJS. Prosedur peer review dilakukan melalui OJS, dan hasil review dikembalikan ke editor.
  4. Ketua redaksi (editor in chief) atau dewan redaksi yang ditunjuk kemudian memutuskan apakah akan menerima, menolak atau merevisi naskah berdasarkan komentar dan penilaian dari reviewer. Hasil keputusan dapat dilengkapi dengan pertimbangan dan komentar redaksi, khususnya perlunya memamerkan kebaruan, menambah literatur, mempertajam rumusan masalah, menggali pembahasan, melengkapi implikasi penelitian, dan mengkonfirmasi kesimpulan pencapaian penelitian. tujuan. Keputusan tersebut kemudian dikirim segera ke penulis untuk mendapatkan tanggapan.
  5. Naskah yang telah direvisi dari penulis dievaluasi kembali apakah memenuhi komentar reviewer dan editor. Naskah yang dinyatakan layak diperiksa kembali oleh Ketua redaksi dan section editor untuk dilakukan proses copyediting. Hasil dari proses copyediting diberitahukan kepada penulis untuk mendapatkan umpan balik substansi akhir. Pada proses selanjutnya, editor teknis menggunakan tata letak dan pekerjaan proofreading. Atas persetujuan Ketua redaksi, maka pada tahap akhir redaksi teknis menyiapkan masalah artikel melalui format galley, sehingga artikel tersebut resmi diterbitkan. Semua proses pengeditan dioperasikan di OJS dan dapat dipantau oleh penulis.
  6. Dalam kasus tertentu, naskah dapat dievaluasi ulang oleh editor untuk mendapatkan kejelasan teks agar memenuhi standar etika. Redaksi juga dapat menghubungi penulis untuk mengklarifikasi berbagai hal guna memastikan kegiatan penelitian telah berjalan dengan baik, dan keputusan publikasi bebas dari kepentingan. Selain itu, editor memiliki keputusan untuk menarik naskah yang diterbitkan karena naskah tersebut dianggap tidak memenuhi standar publikasi.

Silakan mengunduh form evaluasi reviewer