STABILISASI SWELLING VOLUMETRIK (3D) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF TIPE SANGAT TINGGI DENGAN LUMPUR LAPINDO

Authors

  • Sikstalia Darmayanti Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Widya Gama Malang
  • Agus Tugas Sudjianto Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Widya Gama Malang
  • Mohammad Cakrawala Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Widya Gama Malang

DOI:

https://doi.org/10.31328/bouwplank.v5i2.573

Keywords:

Stabilisasi Tanah, Sifat Fisis, Sifat Mekanis, Swelling Volumetrik, Lumpur Lapindo

Abstract

Tanah lempung ekspansif adalah jenis tanah yang memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi. Volume pori tanah lempung ekspansif akan mengalami pembesaran ketika terjadi musim kemarau sehingga akan terjadi proses penyusutan, sedangkan volume tanah akan mengalami pengembangan ketika terjadi musim hujan. Pada tanah lempung ekspansif permasalahan yang sering terjadi adalah proses kembang-susut tanah. Peristiwa kembang-susut yang sangat tinggi pada tanah lempung ekspansif bisa mengakibatkan kerusakan pada jalan raya dan bangunan ringan. Untuk memperbaiki tanah lempung ekspansif bisa dilakukan dengan metode stabilisasi tanah secara kimiawi dengan memanfaatkan lumpur lapindo. Pada penelitian ini akan menggunakan lumpur lapindo sebagai bahan stabilisasi swelling volumetrik (3D) tanah lempung ekspansif didaerah kecamatan Tirtoyudo. Komposisi campuran lumpur lapindo dan tanah lempung ekspansif yang akan digunakan adalah Tanah 100% + lumpur lapindo 0%, tanah 95% + lumpur lapindo 5%, tanah 90% + lumpur lapindo 10%, tanah 85% + lumpur lapindo 15% dan tanah 80% + lumpur lapindo 20%. Pengujian yang dilakukan pada tanah lempung ekspansif Tirtoyudo meliputi uji sifat fisis, sifat mekanis dan uji swelling volumetrik (3D). Dari penelitian yang telah dilaksanakan didapat nilai swelling volumetrik tanah lempung ekspansif dengan penambahan lumpur lapindo 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%, nilai swelling volumetrik yang dihasilkan adalah 38,12%, 18,29%, 12,15%, 11,95%, dan 6,54%. Untuk mendapatkan nilai optimum dari uji swelling volumetrik(3D) dapat dilakukan menggunakan perhitungan regresi linear berganda sehingga mendapatkan hasil yaitu 16,99%.

References

Suherman, “Potensi Sifat Ekspansif Tanah Kelempungan,” Jurnal Jalan Dan Jembatan, vol. 22, no. 2, 2005.

A. T. Sudjianto, Tanah Ekspansif Karakteristik dan Pengukuran Perubahan Volume, vol. 1, no. December. 2015.

A. T. Sudjianto, A. Halim, O. Gembiranto, and S. H. Susilo, “Comparison of Fly Ash With Lapindo Mud as a Land Stabilizer for Landfill in Pasuruan-Indonesia,” Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, vol. 3, 2021, doi: 10.15587/1729-4061.2021.234518.

L. J. Somalinggi, F. Phengkarsa, and L. Febriani, “Pengaruh Limbah Karbit / Calcium Carbit Sebagai Bahan Substitusi Semen Pada Beton,” Paulus Civil Engineering Journal, vol. 2, no. 4, 2021, doi: 10.52722/pcej.v2i4.187.

D. Panguriseng, Dasar-Dasar Teknik Perbaikan Tanah. 2017.

H. C. Hardiyatmo, “Mekanika Tanah I Jilid III,” Gadjah Mada University Press, 2002.

A. T. Sudjianto, “Mekanika Tanah 1 Konsep Dasar dan Pengukuran Laboratorium,” Malang. Intimedia, 2020.

A. D. Oemata, “Pengaruh Pencampuran Limbah Karbit Terhadap Stabilisasi Swelling Volumetrik (3d) Tanah Lempung Ekspansif Skripsi,” Universitas Widyagama, Malang, p. 6, 2021.

N. Fauzan and N. Andajani, “Pengaruh Penambahan Limbah Karbit Terhadap Daya Dukung Pondasi Dangkal Pada Tanah Lempung Ekspansif Di Daerah Driyorejo Gresik,” Rekayasa Teknik Sipil Vol., vol. vol 1, no. No.1, 2017.

I. N. Amarullah and M. Zardi, “Pengaruh Penambahan Limbah Karbit Terhadap Stabilisasi Tanah Daerah Rawa,” 2019.

A. Diki Oematan, A. Tugas Sudjianto, and Riman, “Pengaruh Pencampuran Limbah Karbit Terhadap Stabilisasi Swelling Volumetrik (3D) Tanah Lempung Ekspansif,” BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan, vol. 1, no. 2, 2022, doi: 10.31328/bouwplank.v1i2.221.

G. Maulana and I. N. Hamdan, “Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Campuran Renolith dan Kapur,” Reka Racana Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, vol. 2, no. 4, pp. 11–21, 2016.

N. Budiman, “Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Sifat Fisik Dan Sifat Mekanik Tanah Lempung Ekspansif,” Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, vol. 17, no. 1, 2013.

E. Setyono, S. Sunarto, and A. M. Gumilang, “Pengaruh Penggunaan Bahan Serbuk Marmer Pada Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif (Kasus Tanah Lempung Ekspansif di Daerah Citra Land Surabaya),” Jurnal Media Teknik Sipil, vol. 16, no. 2, 2019, doi: 10.22219/jmts.v16i2.6245.

A. Tugas Sudjianto, K. Basah Suryolelono, A. Rifa’I, and I. B Mochtar, “Pengaruh Perubahan Kadar Air Dan Suction Terhadap Perilaku Kembang Volumetrik Tanah Lempung Ekspansif,” Dinamika TEKNIK SIPIL, vol. 11, no. 1, 2011.

F. Soehardi, F. Lubis, and L. D. Putri, “Stabilisasi Tanah Dengan Variasi Penambahan Kapur dan Waktu Pemeraman,” Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil dan Perencanaan (KN-TSP), 2017.

Machfud Ridwan and Nur Fauziah, “Pengaruh Penambahan Limbah Karbit Terhadap Potensial Swelling Pada Tanah Lempung Ekspansif Di Daerah Driyorejo Gresik,” Jurnal Rekayasa Teknik Sipil, vol. 3, no. 3, 2017.

Grafik Hasil Uji Regresi Linear Berganda

Published

2025-10-30